Pandemic Covid-19, Skema Penerimaan SBMPTN Berubah Jadi Portofolio

oleh -
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPN) 2020, seleksi yang rencananya akan dilakukan melalui skema ujian, kini berubah menjadi portofolio. (Foto: Ist)

Jakarta, JENDELANASIONAL.ID — Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat banyak adaptasi dalam berbagai sektor. Salah satunya mempengaruhi mekanisme dan seleksi penerimaan mahasiswa baru di hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Tidak terkecuali dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPN) 2020, seleksi yang rencananya akan dilakukan melalui skema ujian, kini berubah menjadi portofolio.

Ketua SBMPN 2020, Zainal Arief mengatakan, penerimaan mahasiswa baru politeknik negeri tahun ajaran 2020/2021 merupakan agenda tahunan di mana seleksinya dibagi menjadi beberapa tahap. “Seleksi tahap pertama yaitu SNMPN yang berbasis portofolio,  selanjutnya SBMPN yang berbasis portofolio pada tahap kedua, dan tahap ketiga yaitu jalur mandiri yang diserahkan (mekanismenya) ke masing-masing politeknik,” jelas Zainal melalui siaran pers Kemendibkud.

Terkait jadwal pendaftaran, Zainal menjelaskan pendaftaran dibuka sejak tanggal 19 Mei 2020 s.d. 25 Juni 2020, sedangkan pengumuman SBMPN dijadwalkan pada tanggal 4 Juli 2020. “Kita menarik biaya kepada calon pendaftar sebesar Rp 150.000,- yang mencakup biaya pendaftaran, verifikasi data dan pengumuman,” tutur Zainal.

Menjawab mekanisme SBMPN, Zainal menerangkan bahwa langkah awal adalah registrasi dan pembayaran. Selanjutnya peserta akan memperoleh username dan password untuk bisa login.  Peserta harus mengisi data secara lengkap termasuk melampirkan informasi terkait kepemilikan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). “Pengisian data secara online adalah wajib, upayakan untuk memperoleh jaringan yang stabil saat melakukan proses pengisian data. Jika yakin data yang diisi sudah benar dan lengkap, baru dikirim,” terangnya.

Jalur SBMPN merupakan seleksi yang diperuntukkan bagi calon peserta/siswa sekolah yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bidang vokasi atau politeknik negeri di seluruh Indonesia. Pola seleksi ini tertuang dalam suatu sistem terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui seleksi prestasi akademik siswa dalam mengikuti pendidikan di Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah, atau Kejar Paket C. Peserta didik yang diperbolehkan mengikuti SBMPN tahun ini adalah lulusan tahun 2018, 2019, dan 2020.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses laman //sbmpn.politeknik.or.id,  atau menghubungi politeknik terdekat yang tergabung dalam SBMPN ini. Selain itu dapat mengakses kanal informasi SBMPN di instagram, twitter maupun menghubungi call center melalui nomor Whatsapp 081227002600. (Ryman)