Serahkan Lampu Tenaga Surya di Bogor, Jonan: Kurangi Polusi, Turunkan Angka Kriminalitas 

oleh -6 views
Menteri ESDM Ignasius Jonan menyerahkan PJU-TS di Pondok Pesantren Miftahul Huda 4, Desa Ciaruten Ilir, Bogor. (Foto: Ist)

Bogor, JENDELANASIONAL.COM – Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendapatkan pembangunan infrastruktur lampu-lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Infrastruktur tersebut diserahkan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan di Pondok Pesantren Miftahul Huda 4, Desa Ciaruten Ilir, Bogor.

Menteri Jonan dalam sambutannya mengatakan pembangunan yang dilakukan pemerintah itu sebenarnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Seperti PJU-TS ini, yang paling penting itu adalah supaya kita bisa melayani masyarakat dalam bidang penerangan tanpa menimbulkan tambahan polusi dan tidak ada tagihan listriknya,” ungkap Jonan seperti dikutip esdm. go.id.

Pada tahun 2018, dengan menggunakan anggaran Kementerian ESDM program PJU-TS dilaksanakan di 26 provinsi, 166 Kabupaten/Kota dengan jumlah PJU-TS sebanyak 21.839 titik. “Dari 21.839 titik di seluruh Indonesia, Jawa Barat mendapatkan 2.230 titik. Jadi lebih dari 10 persen di Jawa Barat”, pungkas Jonan.

Di tahun ini, sambungnya, akan dibangun sekitar 21 ribu titik PJU-TS di seluruh Indonesia, Jawa Barat akan mendapatkan 2.400 titik PJU-TS. “Pemerintah menaruh perhatian besar ke Jawa Barat mengingat warga Jawa Barat ini jumlahnya besar sekali, di Kabupaten Bogor saja 5,8 juta,” ungkap Jonan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan Kabupaten Bogor mendapatkan 900 titik PJU-TS yang akan didayagunakan di 176 Desa di 30 Kecamatan yang ada.

“Sebagaimana diketahui, selain bermanfaat dalam meningkatkan kenyamanan dan ketenangan masyarakat dalam beraktifitas, efisiensi penggunaan dana daerah karena tidak perlu membayar listrik ke PLN, PJU-TS juga dapat menurunkan angka kriminalitas,” tutur Iwan.

Di akhir sambutannya, Iwan mengajak kepada masyarakat untuk turut memelihara dan menjaga PJU-TS dengan sebaik-baiknya agar dapat bermanfaat dalam jangka panjang. (Ryman)